Cerita Alumni Gontor di Balik GIHES dan Malam Peradaban Satu Abad Gontor Bersama MPR RI
Kesempatan untuk ikut berkarya dalam peringatan satu abad Gontor membawa makna tersendiri bagi para alumni. Keahlian yang ditekuni dalam pekerjaan sehari-hari menjadi jalan untuk kembali memberikan manfaat kepada pondok yang pernah mendidik mereka.
Semangat tersebut menyertai keterlibatan Farda Multi Kreasi dalam penyelenggaraan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 dan Malam Peradaban 100 Tahun Gontor.
Farda Multi Kreasi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang event organizer sekaligus produksi equipment event, meliputi sound system, lighting, LED, multicam, serta berbagai kebutuhan teknis acara. Perusahaan ini digawangi oleh Waluyo Jati, alumni Gontor 2005, bersama Edi Sumantri, alumni Gontor 2004.
“Bagi kami, keterlibatan dalam rangkaian 100 Tahun Gontor bukan sekadar menjalankan pekerjaan. Ini merupakan kesempatan untuk kembali berkontribusi kepada pondok melalui bidang yang selama ini kami tekuni,” ujar Waluyo Jati.
GIHES 2026 berlangsung pada 5–6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Malam Peradaban pada 6 September 2026 di Gedung Nusantara IV, kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta.
Agenda tasyakuran satu abad Gontor yang diselenggarakan melalui kolaborasi bersama MPR RI tersebut mempertemukan para pimpinan pesantren dari berbagai daerah di Indonesia, tokoh nasional, serta sejumlah duta besar.
Dalam kegiatan tersebut, Farda Multi Kreasi mengambil peran sebagai event organizer sekaligus menangani keseluruhan kebutuhan produksi equipment event. Pengelolaan acara, sound system, lighting, LED, multicam, serta koordinasi teknis dilakukan bersama panitia, rekan-rekan alumni Gontor, dan seluruh crew yang terlibat.
Di balik panggung, setiap tim mengambil bagian dalam pekerjaan bersama. Koordinasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepercayaan menjadi unsur penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Dalam kerja bersama inilah makna pendidikan holistik yang dibahas dalam GIHES terasa semakin dekat. Ilmu diterapkan dalam pekerjaan, karakter hadir ketika menjaga amanah, dan kepemimpinan dijalankan melalui kebersamaan,” jelas Edi Sumantri.
Menurutnya, nilai-nilai pendidikan yang tumbuh selama menempuh pendidikan di Gontor terus menemukan ruang untuk dipraktikkan dalam kehidupan profesional. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi sesama alumni yang kini berkembang dalam bidang dan profesi masing-masing.
Pengalaman serta keahlian yang dimiliki dipertemukan dalam satu tujuan, yaitu ikut menyukseskan GIHES, Malam Peradaban, dan rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Farda Multi Kreasi menyampaikan terima kasih kepada MPR RI, panitia penyelenggara, para alumni Gontor, seluruh crew, serta setiap pihak yang telah memberikan kepercayaan dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Keterlibatan ini diharapkan menjadi bagian dari pengabdian bersama yang membawa manfaat bagi pondok, masyarakat, serta perjalanan pendidikan Gontor pada masa mendatang.
Dari alumni untuk almamater—mengabdi melalui keahlian, berkarya dengan amanah, dan bekerja bersama untuk peradaban.

