JAKARTA – Ketua LazizNU PBNU, Dr. Habib Ali Hasan Bahar, mengungkapkan Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno sangat polupler di Maroko. Ia menceritakan popularitas Bung Karno itu dalam acara peringatan Nuzulul Quran oleh PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (7/3/26).
‘’Dalam sebuah halaqah ilmiah di Maroko, yang dihadiri banyak professor, saya dihampiri satu professor berusia 60 tahun ke atas. Anda dari Indonesia? Bersyukurlah negeri Anda punya Ir. Soekarno. Kami dari kecil sudah mengenal pemikiran beliau,’’ jelas Habib Ali Hasan Bahar.
Dosen Sastra Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menjelaskan, sejak mendengar pengakuan professor itu, ia jadi sangat tertarik mengenali Bung Karno dan membaca pikiran-pikiran sang proklamator. ‘’Jika orang luar sangat menaruh hormat pada Bung Karno, mengapa kita tidak?’’ tandas anggota dewan pakar Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) ini bersemangat.
Dalam ceramahnya, pengurus harian organisasi Rabithah Alawiyah ini menjelaskan, Allah sengaja menamakan kitab suci umat Islam denga nama ‘’Al-Quran al-Kariim’’ agar kitab suci itu memberi banyak manfaat kepada semua orang, baik masyarakat Arab maupun non-Arab.
‘’Kata kariim berarti dermawan, artinya Al-Quran bersifat dermawan, bersifat memberi, dalam hal pemahaman kepada mereka yang membacanya, baik yang bisa bahasa Arab maupun tidak. Tentu saja yang memberi pemahaman itu Allah SWT, sarananya Adalah Al-Quran,’’ jelas Ali Hasan Bahar.
Sementara itu dalam acara yang sama, Ketua Dewan Penasihat PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI, Ahmad Basarah, mengungkapkan besarnya kecintaan puteri Bung Karno, Megawati Soekarnoputri, terhadap bangsa Indonesia.
‘’Seperti kecintaan ayahnya, kecintaan Ibu Mega pada bangsa itu terlihat usai dianugerahi gelar doktor honoris causa di Riyadh, Ibu Mega mewujudkan rasa syukurnya dengan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah dan umrah di Makkah. Lalu di depan Kabah Ibu Mega mendoakan keutuhan dan perdamaian bangsa Indonesia,’’ jelas Ahmad Basarah, yang di acara itu mewakili keluarga Megawati Soekarnoputri.
Ahmad Basarah yang juga menjabat Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri menyambut baik prakarsa PP Bamusi, yang menggelar peringatan Nuzulul Quran berbarengan dengan acara tasyakuran penganugerahan gelar doktor honoris causa untuk Prof. Dr. Hj. Megawati Soekarnoputri dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, Kerajaan Arab Saudi (KSA), pada 9 Februari 2026, serta tasyakuran atas pelaksanaan ibadah umrah Ketua Umum PDI Perjuangan beserta dua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
‘’Panitia mencatat tiga poin penting untuk acara malam ini, saya menambahkan poin keempat yang harus diungkapkan, yakni penghormatan dunia internasional kepada Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden Kelima Republik Indonesia. Untuk diketahui, sebelum tiba di Arab Saudi, Ibu Megawati sebagai tokoh dunia juga diundang oleh panitia Zayed Award for Human Fraternity 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), untuk menyampaikan pidato tentang tentang Pancasila, Trisakti, dan kepemimpinan perempuan dalam perdamaian dunia,’’ tandas Ahmad Basarah.
Dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, lanjut Ahmad Basarah yang menemani Megawati selama berada di UEA dan KSA, Megawati juga bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan. Keduanya membahas tindak lanjut kerja sama tahun 2025 terkait riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan teknologi penyulingan air untuk mengatasi krisis iklim.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP Bamusi periode 2020 – 2025, Nasyirul Falah Amru, menyatakan organisasi sayap PDI Perjuangan yang dipimpinnya mencermati sejak awal aktivitas internasional Megawati Soekarnoputri baik di UEA maupun di KSA.
‘’Semua pengurus Bamusi baik di pusat maupun di daerah menangkap dengan baik semua pesan moral dan pesan kenegarawan yang disampaikan Ibu Megawati dari Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Doa Ibu Mega saat tawaf agar bangsa Indonesia terus bersatu, rukun, Makmur dan sejahtera kami aminkan bersama,’’ kata anggota DPR RI yang akrab dipanggil Gus Falah ini, dalam sambutannya di acara Nuzulul Quran itu.
Hadir dalam acara Nuzulul Quran dan tasyakuran ini Sekretaris Dewan Penasihat PP Bamusi Abdullah Azwar Anas serta anggota dewan pembina PP Bamusi, Daryatmo.


