Jelang HUT RI, Prabowo Paparkan Capaian Pemerintah: Revenue Danantara Naik 400%
Jakarta – Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Capaian tersebut mencakup ketahanan pangan, stabilitas energi, pembangunan infrastruktur desa, hingga peningkatan pendapatan Danantara.
Presiden Prabowo menilai berbagai capaian tersebut menjadi modal penting Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian global. Ia menyebut kinerja pemerintah selama dua tahun terakhir menunjukkan hasil yang positif.
“Terus terang saja, saya dua tahun ini kita baru berprestasi. Tapi, saya kira dua tahun boleh lah kita, ya. Rapor kita oke menurut saya, ya,” ujar Prabowo.
Di sektor pangan, pemerintah terus mendorong terwujudnya swasembada sekaligus memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman di tengah ancaman krisis global.
“Swasembada, swasembada pangan nyata. Periksa gudang semua. Kita siap. Ancaman di dunia, kita siap. Swasembada pangan, kita menuju dan kita lebih kuat dari banyak negara lain saudara-saudara,” tegasnya.
Prabowo juga menyoroti stabilitas energi, termasuk kemampuan pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi di tengah gejolak ekonomi dunia. Selain itu, pembangunan infrastruktur desa terus dipercepat. Pemerintah kini mendekati pembangunan 2.500 jembatan di berbagai desa.
Pada sektor investasi, Prabowo menyampaikan bahwa pendapatan Danantara berdasarkan laporan yang diterimanya meningkat sekitar 400 persen dalam satu tahun operasional. Meski demikian, ia menekankan angka tersebut masih harus melalui proses audit dan verifikasi.
“Kita juga tadi disinggung, dalam satu tahun beroperasi Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen saudara-saudara, kurang lebih,” ungkapnya.
Sejalan dengan penguatan ekonomi nasional, BRI turut memperluas inklusi keuangan melalui BRILink Agen yang menjadi ujung tombak layanan keuangan masyarakat hingga pelosok daerah.
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan BRILink Agen dikembangkan dengan konsep sharing economy untuk memberdayakan warung, kios pasar, dan pelaku usaha ultra mikro.
“Pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, BRI memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan yang setara bagi setiap masyarakat untuk tumbuh dan berkembang, tanpa dibatasi letak geografis,” kata Akhmad dalam keterangan, Selasa (11/8/2026).
BRILink Agen kini berkembang menjadi pusat layanan komunitas yang menyediakan berbagai kebutuhan transaksi, mulai pembayaran tagihan, pembelian pulsa, layanan asuransi hingga referensi pinjaman. Melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan, BRI mendorong agen semakin mandiri sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi BRI dalam memperkokoh ketahanan ekonomi nasional dan memastikan manfaat pembangunan serta akses layanan keuangan semakin merata di seluruh Indonesia.

