Dua Tahun Prabowo-Gibran, Integritas Kepemimpinan Dinilai Bawa Harapan Baru
JAKARTA – Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus menonjolkan sejumlah capaian dan program strategis yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penguatan ketahanan pangan, pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan nelayan, serta pelaksanaan Asta Cita menjadi bagian dari agenda yang dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.
Prabowo menyampaikan bahwa masa pemerintahannya akan memasuki usia dua tahun dalam waktu kurang dari satu bulan. Dalam periode tersebut, ia mengaku semakin optimistis terhadap kinerja pemerintah karena didukung jajaran menteri, jenderal, gubernur, serta unsur pemerintahan lainnya yang dianggap memiliki komitmen menjalankan tanggung jawabnya.
“Saya semakin yakin karena selama hampir dua tahun ini pemerintahan saya didukung oleh orang-orang yang memiliki kemampuan dan dedikasi tinggi. Bersama para menteri, jenderal, dan kepala daerah, kita telah menunjukkan kepada masyarakat bahwa ada hasil nyata yang berhasil dicapai,” kata Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa pemerintahannya ingin membuktikan kinerja melalui tindakan, bukan sekadar menyampaikan pernyataan. Menurut dia, kecepatan dalam bekerja menjadi penting karena kebutuhan masyarakat tidak dapat ditunda.
“Yang menjadi perhatian kita adalah bekerja dengan cepat dan sungguh-sungguh. Masyarakat yang membutuhkan makanan tidak dapat menunggu, begitu juga petani yang memerlukan pupuk untuk menjaga produksi pertanian,” ujar Prabowo.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah ketahanan pangan. Pemerintah menyebut Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan pada 2025, dengan produksi beras nasional mencapai 34,71 juta ton atau meningkat 13,36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pemerintah dalam mendorong kemandirian pangan nasional.
“Syukur alhamdulillah, Indonesia telah mampu mencapai swasembada pangan. Kita semakin mampu menyediakan kebutuhan makanan bagi masyarakat dengan kekuatan produksi sendiri,” tutur Prabowo.
Selain pangan, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap sektor kelautan. Prabowo menyampaikan rencana pembangunan ribuan kapal nelayan untuk memperkuat kemampuan masyarakat pesisir dalam mengelola potensi laut Indonesia.
“Mulai tahun depan, pemerintah akan membangun ribuan kapal yang diperuntukkan bagi nelayan Indonesia agar kekayaan laut dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat kita,” ungkapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan SDM Sekretariat Wakil Presiden, Eddy Cahyono Sugiarto, mengatakan pembangunan manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam agenda pemerintah.
“Penguatan pembangunan sumber daya manusia merupakan fondasi menuju Indonesia Maju. Karena itu, koordinasi lintas sektor terus kami tingkatkan agar program, termasuk percepatan penurunan stunting, dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Eddy.